RSUD Langsa Tak Siap Tangani Korban Virus Corona

BIDIKACEH.com – LANGSA – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa belum siap tangani korban Virus Corona yang kini menjadi ancaman dunia.

Pasalnya pihak RSUD tidak memiliki peralatan medis yang memadai dalam menangani COVID-19 atau Virus Corona, Sabtu (21/3). Beberapa sumber yang ditemui di RSUD Langsa kepada wartawan menyatakan, RSUD sampai saat ini tidak memiliki peralatan standar jika ditemukan korban suspek COVID-19.

Bahkan seperti Alat Pelindung Diri (APD), Thermo Gun, hand sanitizer, masker tidak ada barang alias kosong.
Padahal alat-alat tersebut kebutuhannya sangat urgen dalam penanganan pasien yang terpapar Virus Corona yang kini merebak dan menjadi momok mengerikan di kalangan masyarakat luas. “RSUD Langsa sepertinya tak siap ketika ada pasien yang terpapar Virus Corona yang mematikan itu, buktinya hingga saat ini kelengkapan alat penunjang antisipasi maupun deteksi awal terhadap pasien COVID-19 tidak ada di RSUD Langsa,” ujar salah seorang perawat maupun dokter yang tak ingin ditulis namanya.

Diperparah lagi, khusus ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang merupakan ruang awal penanganan pasien petugas medisnya tanpa ada alat pelindung diri. “Jangan APD, sanitizer dan masker saja kami tidak ada, jangankan untuk menangani pasien kami sendiri selaku petugas juga takut terhadap Virus Corona yang mematikan itu,” ucap perawat itu.

Terpisah Direktur RSUD Langsa, Dr Fardiany, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa ketersedian jubah Alat Pelindung Diri (APD) antisipasi COVID-19 hingga saat ini belum tersedia di RSUD Langsa.

Bahkan dirinya mengaku sudah memesan 50 pcs ke tingkat provinsi untuk pengadaannya, namun hingga kini belum ada barang. “Bukannya kita ambaikan tindakankan antisipasi COVID-19 dengan peralatan jubah, namun belum ada stok barang,” tegas Fardiany.

Menurutnya, akibat ketiadaan jubah tersebut terpaksa pihak RSUD Langsa memamaki jubah hujan sebagai awal langkah antisipasi COVID-19 dalam hal penanganan pasien yang terpapar Virus Corona.

Kendati demikian, Thermo Gun suhu juga belum ada pengiriman dari Provinsi Aceh, maka setiap ada pasien yang terpapar atau dicurigai maka akan di informasikan ke pihak Dinkes Kota Langsa untuk dilakukan Orang Dalam Pemantauan (OPD) yang nantinya bila tergolong Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maka pihak Dinkes wajib merujuknya ke RSUZA Banda Aceh sebagai Rumah Sakit rujukan COVID-19.

Fardiany juga mengeluhkan ketersedian Hand Sanitizer yang kian menipis dan tidak adanya masker sebagai pelindung para medis yang langsung berhadapan dengan pasien.

“Kita sudah coba membelinya via online juga tidak ada barang kedua barang kebutuhan tersebut, namun pihaknya kini memakai masker kain yang dilapisi tisu, apabila ditiup lilin tak mati maka fungsi masker kain itu berfungsi dengan baik,” jelas Fardiany.

Sambungnya Fardiany lagi, RSUD Langsa bukan Rumah Sakit rujukan COVID-19, tapi antisipasi dan koordinasi hingga ke Dinkes Aceh sesuai Job of Memorandum yang telah dilaksanakan beberapa hari lalu tetap menjadi acuan dalam menghempang Virus Corona.

“Kita tetap komit dalam bekerja sesuai ketentuan serta menjalan misi keselamatan bagi seluruh masyarakat,” tukas Fardiany. (m43)

Sumber : Waspada

admin

Next Post

WALI KOTA LANGSA MINTA WARGA PATUHI HIMBAUAN FORKOPIMDA TERKAIT Covid - 19

Ming Mar 22 , 2020
BIDIKACEH.com – Langsa : Wali Kota Langsa Usman Abdullah, SE melalui personil Humas dan Prorokol Setda Kota Langsa meminta warganya agar patuh terhadap Himbauan FORKOPIMDA (  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ) Kota Langsa, dan mendukung pemerintah untuk mencegah Virus Corona yang lebih dikenal dgn Covid – 19 agar Bencana Nasional […]

Breaking News

Kategori