” Urbanisasi Lapak Sapi Liar Makin Luas Hingga Di Jantung Kota Langsa “

” Urbanisasi Lapak Sapi Liar Makin Luas Hingga Di Jantung Kota Langsa “

18 Februarri 2022

 

Laporan : Yuswar

 

” Urbanisasi Lapak Sapi Liar Makin Luas Hingga Di Jantung Kota Langsa “

 

 

Langsa, BIDIK ACEH.

” Aksi gerilia sapi liar di jantung Kota Langsa telah berpapasan dengan elemen masyarakat pelintas yang kebetulan berdampingan dengan wartawan media BIDIK ACEH.

” Kelompok sapi liar ini kelihatannya bukan seperti mencari rumput makanannya di badan jalan jantung perkotaan yang dihiasi dengan muatan ragam jenis tanaman bunga wujud penataan Kota Langsa.

Aksinya menunjukkan kesan seolah olah berjalan ria memeriahkan keindahan bangunan tugu berlambang gajah putih Iskandar Muda yang berdiri kokoh di jalan Jend. Ahmad Yani, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa yang sebelumnya seantero disebut kawasan Tugu Lantas.

” Karena merasa aman dan nyaman dari tindakan halauan petugas Satpol PP, Kawanan Sapi Liar ini makin leluasa berlangsung kangkung seraya menatap tanaman jenis bunga apa yang lezat untuk disantap.

” Gerak gerak sapi liar tersebut kelihatan berubah nuansa menjadi tontonan menarik masyarakat pelintas. ” Sementara itu awak media ini harus menjalankan tugas peliputan dengan semangat mengambil dokumen foto foto tingkah laku aneh yang diperagakan oleh Kawanan Sapi Liar tersebut.

” Karena menurut filing awak media, Kelompok sapi liar ini terkesan ingin menyantap tanaman bunga yang sudah sekian tahun ditata rapi oleh kerja keras Walikota Langsa Tgk. Usman Abdullah, SE yang sangat ngetop dengan sapaan Toke Seu’eum.

” Upaya kerja keras Walikota ini kelihatannya bakal digunakan oleh kelompok gerilia Kawanan Sapi Liar yang terkesan tidak merasa takut dengan siapapun pelintas disekitar sapi sapi itu beraksi.

” Tanpa rasa sungkan sejumlah sapi sempat melihat melalui pohon bunga yang daunnya berwarna
merah segar.

” Jika kebebasan Kawanan Sapi Liar tak bertuan ini terus dibiarkan bergerilia di kawasan Pemko Langsa, maka kerugian kerja keras Walikota Langsa terhadap keindahan penataan lingkungan hidup perkotaan segera akan terwujud.

” Karena itu Dinas Peternakan Kota Langsa tidak perlu lagi mengembangkan bantuan sapi kepada peternak.

” Sudah banyak sapi yang berkiaran tanpa tuan.

Sebab itu sangat tidak pantas ada bantuan sapi Tanpa tuan hingga sangat bebas merazia tanaman hias penataan kota yang merupakan wacana hebat kesuksesan kinerja Walikota Langsa Tgk Usman Abdullah, SE (Toke Seu’eum) yang berhasil menjabat Walikota Langsa selama dua priode.

” Siapa dan petugas instansi mana yang punya wewenang untuk pemberantasan sapi liar yang gentayangan ini.

Jika belum ada, sudah saatnya Walikota menugaskan pegawai pengamanan penataan lingkungan hidup perkotaan dari serangan Kawanan Sapi Liar,” ungkap Musliadi yang berada dilokasi aksi sapi liar tersebut Jum,at (18/02/2022) pukul 14.00 wib.

” Dilokasi yang sama, Tgk. Muktar juga menjelaskan melalui media BIDIK ACEH agar Walikota Langsa terus membiarkan sapi sapi itu berkeliaran di pusat kota.

” Selain mengganggu keamanan lalulintas, juga merusak pandangan mata serta tanaman hiasan Kota kita ini,” paparnya. (YUSWAR)

About Post Author