!! WARTEN CINGCOU ” Lapak Mangkal WAJAL ABG Hingga Larut Malam, Razia WH Pemko Langsa,” Kendoor, Apa Gerangan….!!!!!!????

05 Maret 2021

 

 Laporan : Chik. R01

!! WARTEN CINGCOU ” Lapak Mangkal WAJAL ABG Hingga Larut Malam, Razia WH Pemko Langsa,” Kendoor, Apa Gerangan….!!!!!!????

Langsa, ANN/Bidik Aceh. Walikota Langsa T. Usman Abdullah, SE yang akrab tersapa Toke Seu’um kinerja beliau menurut amatan media ANN/ Bidik Aceh sangat baik dengan reputasi rancangan pelaksanaan pengembangan penegakan Syariat Islam diseantero Pemko Langsa menuju Kaffah. “Membidik niat kinerja bidang sosial, Walikota ini juga luar biasa membantu masyarakat hingga para pedagang kecil diberikan fasilitas lapak berdagang sampai peralatannya.

” Alat dagang yang dibantu oleh pemerintah berupa tenda darurat kepada puluhan kulinear cafe “CingCou”. Benda bantuan tersebut pihak kulinear terkait telah menikmati hasilnya sekian tahun. ” Anehnya, kenapa beberapa oknum kulinear tega menghianati Marwah Walikota Langsa, Tgk. Usman Abdullah, SE aliasToke Seu’um yang sangat ambisi menegakkan kompetensi gaung Syariat Islam di Pemko Langsa. ” Penghianatan dimaksud yakni ada beberapa oknum kulinear membiarkan tempat dagangannya digunakan sebagai lapak rutin mangkalnya WAJAL (Wanita Jalang) sampai. Usia deretan ABG (Anak Baru Gede) hingga larut malam tanpa adanya koordinasi dengan petugas WH Kota Langsa. ” Hal itu diketahui media ANN/Bidik Aceh dari keterangan dua orang oknum WaJal usia ABG yang mengaku telah menyadari perbuatan maksiat arah pelacuran yang pernah dilakukan mereka sebelumnya. ” Maaf pak wartawan, kami berdua sekarang sudah sadar dan jera atas perlakuan perbuatan maksiat. Dan kami berdua tidak akan mengulanginya lagi. ” Karena masa depan dan mahkota kehormatan kami telah hancur masih pada usia tingkat ABG. ” Kasian orang tua dan keluarga kami. Gara gara perbuatan asusila kami lakukan tempo hari, hingga saat ini hilang Marwah dan dianggap sampah desa. ” Kami tobat.. makanya tidak lagi keluar malam selama dua Minggu ini.

” Sebelumnya, kami berdua tiap malam mangkal di warung tenda “CinCou” bersama beberapa rekan WaJal lain menunggu laki laki hidung belang yang membawa kami kelokasi Hotel khusus lapak beredarnya minuman keras (miras) di kawasan Besitang, dekat Pangkalan Susu dengan mobil pribadi pihak hidung belang. ” Begitu sampai lokasi Hotel tersebut, kami para WaJal disuguhi miras, para WaJal dilapak itu semuanya harus nikmati miras. “Ketika kondisi tubuh sudah lunglai akibat pengaruh miras, kami dibawa masuk ke kamar Hotel yang telah di boking pihak hidung belang dan tubuh kami ini langsung dinikmati mereka. ” Jika nenolak, kami tidak ditanggung biaya apapun serta ditelantarkan pada lokasi itu,” ujar dua WaJal Nara sumber. Saat dikonfirmasi berapa dibayar tubuh kalian, WaJal ini mengaku, ada yang ngasih dua ratus ribu, bahkan ada juga tidak kasih uang. ” Laki-laki hidung belang itu cuma bayar miras dan makan minum lain serta sewa kamar Hotel. ” Maka itu kami berdua sudah jera pak. Ditambahkan, rekan kami ABG WaJal lain yang juga warga Kota Langsa ada berkarakter melakukan perbuatan maksiat dikawasan sunyi atau wilayah hutan Langsa dibonceng pasangan ABG, dinikmati tubuh secara gratis, ini dilakukan hampir tiap malam oleh sejumlah WaJal ABG. ” Ada yang nelapak maksiat Dikawasan perkebunan PTPN1 jalan baru menuju Galon minyak Alur Dua Timbang Langsa, di lapak seputaran Tempat Pembuangan Sampah (TPA) menuju arah Jambo Labu perbatasan Aceh Timur dengan KotaLangsa. Dan ada juga di kolam pancing Gampong Meurandeh serta areal PTPN1 yang menuju ke Gampong Afdeling Dua Buket,” papar sumber. Dikatakan juga, lapak kumpul para pasangan ABG maksiat ini setiap malam sebelum menuju lokasi meusum adalah di depan SMP Negeri 1, Depan SDN 1, lapangan belakang dekat asrama kompi dan kawasan bambu runcing, lapangan merdeka depan pendopo,” imbuh sumber. Terakhir disebutkan, kami heran petugas WH udah jarang Razia dan patroli, hingga larut malam pasangan ABG liat tidak ada ditanggapi,makanya sekarang ini perbuatan maksiat sangat bebas, salah salah bisa kalahkan aksi meusum kawasan Medan. Petugas WH pernah Razia WaJal di kulinear CinCou, tapi udah berulangkali, kenapa oknum Kulinear CingCou di depan kantor Dinas Sosial itu tidak ditindak atau dicabut izin lapak salah guna itu,” kata sumber yang keheranan.

Salah satu loiasi rawan yang dijadikan tempat mesum oleh Wajal oknum ABG. Jalan PTPN.1 melintas PT Timbang Langsa dan tembus ke Galon minyak (SPBU) Alur Dua.

” Untuk kasus asusila penghancuran generasi muda ini, Walikota Langsa sudah saatnya menggerakkan petugas WH melakukan penertiban. Bagi pasangan ABG berboncengan pada malam hari apalagi larut malam bukan pasangan Muhrim, tangkap dan proses sesuai peraturan WH. ***(Chik. R.1).

admin

Next Post

KKG PAI MI Aceh Besar Gelar Pelatihan Dupak Bagi Guru Pemula Angkatan 1

Sab Mar 6 , 2021
06 Maret  2021    Laporan  : RB   KKG PAI MI Aceh Besar Gelar Pelatihan Dupak Bagi Guru Pemula Angkatan 1 Aceh Besar (BidikAceh/ANN) – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Madrasah Ibtidaiyah Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menggelar Kegiatan Pelatihan DUPAK Angkatan 1 bagi guru pemula. Kegiatan […]

Breaking News

Kategori